Transpor Zat Melalui Membran

Salah satu proses yang berlangsung di dalam sel hidup adalah transportasi zat dari dalam sel ke lingkungan luar sel  dan sebaliknya melalui membran sel atau membran plasma. Apa dan bagaimana transportasi zat melalui membran sel berlangsung ?
Lanjutkan baca tulisan berikut !
Transpor zat melalui membran sel dapat berlangsung baik secara pasif maupun secara aktif. Transportasi zat secara pasif hanya mengandalkan perbedaan gradien konsentrasi larutan satu lokasi ke lokasi lainnya tanpa membutuhkan adanya energi. Sedangkan transportasi zat secara aktif,bisa melawan gradien konsentrasi karena ada energi yang "memindahkan" zuatu zat dari satu lokasi ke lokasi lainnya.

Transpor Pasif
Transportasi pasif  dapat terjadi dalam bentuk difusi dan osmosis. Sedangkan transportasi aktif dapat berlangsung melalui mekanisme  eksositosis ataupun endositosis.

Osmosis
Peristiwa osmosis terjadi ketika zat pelarut ( H2O ) bergerak dari konsentrasi pelarut tinggi/konsentrasi zat terlarut rendah ( hipotonik ) menuju ke lokasi yang konsentrasi pelarutnya lebih rendah/konsentrasi zat terlarutnya lebih tinggi ( hipertonik ) melalui suatu membran yang bersifat selektif permeabel. Proses osmosis akan terhenti dengan sendirinya ketika tercapai kondisi isotonik ( konsentrasi zat seimbang antara ke dua sistem larutan ).
Osmosis akan terjadi ketika kita merendam potongan kentang ke dalam air selama beberapa jam.
Coba anda cari contoh peristiwa osmosis yang bisa ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

Difusi
Jika terjadi pergerakan acak partikel-partikel zat ( pelarut dan terlarut ) dari konsentrasi pelarut rendah/konsentrasi zat terlarut tinggi ( hipertonik ) menuju ke lokasi yang memiliki konsentrasi pelarut tinggi/konsentrasi zat terlarut rendah ( hipotonik ), dan akan terhenti ketika terbentuk kondisi homogen. Perhatikan gambar di bawah ini.
peristiwa difusi dapat kita lihat ketika kita meneteskan tinta hitam ke  air dalam sebuah gelas. Maka pada beberapa detik kemudian partikel-partikel zat warna tinta akan bergerak secara acak , menyebar ke seluruh badan air dalam gelas tersebut.

Transpor pasif sangat dipengaruhi oleh keadaan/konsentrasi larutan di sekitar sel. Pengaruh konsentrasi larutan di sekitar sel terhadap sel , antara lain :
Pada sel tumbuhan, dalam kondisi hipotonik air masuk ke dalam sel sehingga membengkak dan tekanan dalam sel menjadi maksimal ( turgid ). Dalam kondisi hipertonik, air keluar sel, sehingga jika terus berlangsung maka membran sel terlepas dari dinding sel dan terjadilah plasmolisis.
Pada sel hewan, dalam kondisi hipotonik, air masuk ke dalam sel sehingga sel membesar dan dapat memecahkan membran sel ( lisis ). Dalam kondisi hipertonik, air keluar dari dalam sel sehingga menyebabkan membran sel mengkerut ( krenasi )

Transpor Aktif
Transpor zat secara pasif merupakan transpor ion, molekul, dan senyawa tertentu melewati membran sel dimana zat-zat berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya melawan gradien konsentrasi karena ada energi yang memindahkannya.
Energi yang digunakan adalah ATP ( Adenosin Tri Phosphat ).
Transpor aktif berfungsi menjaga keseimbangan larutan sel.
Mekanisme transpor aktif dapat berlangsung dengan beberapa mekanisme, seperti :  eksositosis, endositosis.

Endositosis
Merupakan proses transportasi zat masuk ke dalam sel yang dilakukan oleh membran sel tertentu dengan cara pembentukan kantong membran sel pada saat larutan atau partikel ditransfer ke dalam sel. Bentuk endositosis antara lain :
pinositosis : terjadi ketika molekul zat melekat pada membran sel, kemudian terjadi invaginasi sampai terbentuk gelembung pinositosis, dilanjutkan dengan lepasnya gelembung pinositosis dari membran plasma/membran sel diakhiri dengan fragmentasi.
Fagositosis : prosesnya sama dengan pinositosis, tetapi berlaku untuk zat yang lebih padat dan berukuran besar. Contohnya ketika sel darah putih ( leukosit ) "memakan" bakteri yang masuk ke dalam tubuh manusia.

Eksositosis
Proses eksositosis dapat dikatakan merupakan kebalikan dari endositosis. Pada eksositosis, zat dikeluarkan dari sitoplasma sel ke lingkungan. Pada sel yang mengeluarkan protein dalam jumlah besar, protein tersebut mula-mula berkumpul didalam sebuah kantong yang dilapisi membran dalam kompleks golgi. Kantong bergerak ke permukaan sel dan kemudian mengosongkan isinya ke luar sel.

No comments:

Post a Comment